+62 088 999 123

Instalasi Awal Codeigniter Bagian 3

Sebelum menginstall Codeigniter pastikan Server Lokal anda telah berjalan dengan baik. Dalam hal ini penulis menggunakan xampp. Berikut adalah langkah – langkahnya :
 
Download Codeigniter di situs ini www.codeigniter.com, atau untuk menghindari bug pada versi baru, anda dapat mendownload dari Github https://github.com/EllisLab/CodeIgniter , pada bagian menu dropdown branch pilih stable version.
 
 
Buat sebuah folder di dalam folder server lokal anda (jika menggunakan xampp folder diletakkan didalam folder htdocs, jika menggunakan yang lain silakan disesuaikan).kemudian ekstrak file Codeigniter yang telah di download tadi. Misal disini saya membuat folder dengan nama Latihan_ci. Jadi setelah di ekstrak ,anda akan memiliki folder application, System, user_guide dan file lainnya di dalam folder Latihan_ci.
 
 
Setelah langkah diatas dilakukan, proses instalasi selesai dilakukan. Anda dapat mencoba menjalankan project anda dengan mengetikkan pada browser anda localhost/nama_folder yang tadi telah dibuat. Jika proses instalasi berhasil tampilan akan menjadi seperti berikut:
 
 
Setelah itu anda dapat melakukan beberapa konfigurasi pada file codeigniter anda. Buka file config.php yang ada di dalam folder application/config. Pada bagian $config[‘base_url’] berfungsi untuk menentukan alamat URL utama pada aplikasi. Anda dapat mengisikannya dengan localhost/nama_folder_ci. bagian ini tentu saja harus anda sesuaikan kembali pada saat akan mengupload file CI anda ke server. Namun, pada CodeIgniter versi – versi terbaru (2.0 keatas) anda juga dapat mengosongkan saja bagian ini. Codeigniter akan secara otomatis mendeteksi base url aplikasi anda.
 
Buka file database.php pada folder application/config. File ini berfungsi untuk mengatur koneksi database pada aplikasi anda. Pada Codeigniter, anda tidak perlu menuliskan script program dari awal dan memanggilnya berulang – ulang untuk melakukan koneksi database. Anda cukup mengaturnya di file ini.
 
$db[‘default’][‘username’] = ”;
Isikan dengan nama user database anda
$db[‘default’][‘password’] = ‘’;
Isikan dengan password database anda
$db[‘default’][‘database’] = ‘’;
Isikan dengan nama database anda
$db[‘default’][‘dbdriver’] = ‘mysql’;

 
Isikan dengan driver database yang akan anda gunakan.
 
 
Buka file routes.php pada folder application/config. Kemudian pada bagian $route[‘default_controller’] anda dapat mengisikannya dengan file controller yang akan dijalankan secara default. Secara default akan bernilai welcome, yang artinya saat aplikasi pertama kali dijalankan (saat anda mengetikkan localhost/nama_folder_ci pada browser) maka aplikasi akan menjalankan file controller bernama welcome.php
 
Sebenarnya masih banyak file-file konfigurasi lainnya untuk lebih memudahkan anda dalam mendevelop sebuah aplikasi berbasis web. Namun penjelasan – penjelasan diatas adalah konfigurasi dasar atau yang paling umum. Demikian artikel saya tentang instalasi dan konfigurasi Codeigniter ini, semoga dapat bermanfaat.
  • By nsahid
  • On Mar 22, 2012
  • Kategori: Pemrograman | 3
  • Tags: instalasi, codeigniter, php,

  • Comment

nsahid

Nur Sahid, mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara. Disamping juga bekerja sebagai freelance untuk pemrograman web dan android. Skill yang dimiliki adalah HTML, CSS, Javascript, PHP Native dan Framework Codeigniter, JQuery, AngularJS, VueJS